MUKENAH DI SAMPIRAN ITU
Di tempat itu Mukenah berteriak inginku memakainya Ia seperti anak kecil yang selalu manja Menangis, tertawa itulah hal biasa Waktu itu, kuraih mukenah Sebagai piranti sembah pada-Nya Di tempat itu Mukenah selalu kehujanan Butir tirta mata yang deras dariku Ia juga berkorban keras karenaku Masalah pilu yang mengambang di kepalaku. Di tempat itu Sampiran penuh atma mukenahku Yang memiliki kulit aneka rona Selalu siaga saatku mencoba Hanya untuk berdoa kepada-Nya. Sidoarjo, 2026
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar